Buya Hamka dan Majelis Ulama Indonesia

Buku 50 Tahun Pengkhidmatan MUI (1975 – 2025) menarasikan sejarah awal Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai berikut: “Periode 1975 hingga 1980 menjadi tonggak penting bagi umat Islam Indonesia, ditandai dengan lahirnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 26 Juli 1975 bertepatan dengan 17 Rajab1395 H. MUI tidak hadir sekadar sebagai tambahan organisasi keagamaan, melainkan sebagai jawaban […]

Islam Yang Mempersatukan

Ada perjumpaan yang hanya berlangsung beberapa menit, lalu hilang ditelan waktu. Tetapi ada pula perjumpaan yang mengubah jalan hidup, bahkan meninggalkan jejak yang dapat dibaca jauh setelah orang-orang yang menjalaninya tiada. Begitulah kisah Buya Hamka dengan sejumlah sahabatnya dari kalangan Tionghoa. Di tengah perjalanan panjang bangsa Indonesia—dari zaman penjajahan, perjuangan kemerdekaan, hingga masa ketika sebuah […]

Buya Hamka: Sastra, Agama, dan Keberanian Membaca Wajah Masyarakat

Membicarakan Buya Hamka berarti memasuki dunia seorang tokoh yang tidak mudah dibatasi oleh satu bidang. Ia dikenal sebagai ulama, tetapi juga seorang pemikir, pendidik, wartawan, dan sastrawan. Di antara berbagai perannya itu, sastra menjadi salah satu jalan penting untuk memahami cara Hamka melihat manusia, agama, dan kehidupan sosial. Sebagai ulama, ia berbicara mengenai iman, akhlak, tanggung jawab, dan hubungan manusia dengan Tuhan. Sebagai sastrawan, gagasan tersebut tidak selalu disampaikan dalam bentuk […]

HAMKA, SATU DARI 100 TOKOH PEMIMPIN ISLAM DUNIA ABAD KE 20

The Malay people and the world beyond continue to recognize and appreciate Hamka’s contributions and pay him tributes (Manzoor Alam, 2005; 269). Institute of Objective Studies (IOS), New Delhi, India menobatkan Prof. Dr. HAMKA sebagai salah satu dari 100 tokoh pemimpin Islam Dunia abad ke 20 atau dalam bahasa Inggris: 100 Great Muslim Leaders of […]

Membawa Suara Umat

HAMKA dan Amanah Menjaga Suara Umat Islam Indonesia Sejarah umat Islam Indonesia adalah sejarah tentang perjuangan mempertahankan iman, jati diri, dan martabat di tengah perubahan zaman. Menjadi mayoritas tidak serta-merta membuat umat Islam terbebas dari tantangan. Sejak masa kolonial, masa pergerakan kemerdekaan, pergulatan politik setelah Indonesia merdeka, hingga konflik ideologi pada masa Orde Lama, umat […]

HAMKA dan Gagasan Modernisasi Pendidikan Islam: Integrasi Iman, Ilmu, dan Pembentukan Karakter

PendahuluanPerkembangan pendidikan Islam di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari dinamika pembaruan pemikiran Islam yang berlangsung sejak awal abad ke-20. Salah satu persoalan utama yang dihadapi umat Islam pada masa tersebut adalah kesenjangan antara pendidikan keagamaan tradisional dengan tuntutan ilmu pengetahuan modern. Di satu sisi, lembaga-lembaga pendidikan Islam memiliki peran penting dalam mempertahankan identitas keagamaan dan […]

Hamka Muda: Menyalakan Gagasan, Menjemput Perubahan

Setiap zaman memiliki tantangannya sendiri. Namun, perubahan selalu membutuhkan generasi yang berani melihat keadaan dengan mata terbuka, bertanya dengan pikiran merdeka, lalu bergerak mencari jalan keluar. Semangat semacam itulah yang tampak dalam perjalanan masa muda Hamka. Sebelum dikenal sebagai ulama, sastrawan, mufasir, dan intelektual besar, Hamka adalah pemuda yang sedang mencari bentuk dirinya. Ia tumbuh […]

Buya Hamka Ulama Di Hati Masyarakat

Prof. Dr. HAMKA, nama lengkap Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau akrab dipanggil Buya Hamka adalah sosok multitalenta yang terpatri dalam ingatan bangsa. Semasa hidupnya Hamka dikenal sebagai ulama, pejuang, sastrawan dan pujangga. Buku-buku karyanya diminati khalayak pembaca dari berbagai kalangan sampai kini baik di Indonesia maupun di negara-negara rumpun Melayu (Malaysia, Brunei Darussalam, dan […]

Korupsi dalam Kacamata Buya Hamka: Krisis Amanah di Tengah Zaman

Korupsi hampir selalu dibicarakan dalam bahasa hukum: pelanggaran aturan, kerugian negara, penyalahgunaan kewenangan, penangkapan, dan hukuman. Pendekatan tersebut penting, tetapi belum menyentuh pertanyaan paling mendasar: mengapa manusia yang mengetahui suatu perbuatan itu salah masih memilih melakukannya? Pertanyaan inilah yang membuat pemikiran Buya Hamka tetap relevan. Hamka memang tidak meninggalkan teori pemberantasan korupsi dalam pengertian modern. […]

Ketika Ulama Telah “Terjual” kepada Allah

“Ulama sejati tidaklah dapat dibeli, sebab sayang sekali ulama telah lama terjual, pembelinya ialah Allah.” Kalimat Buya Hamka tersebut bukan sekadar ungkapan tentang keteguhan seorang ulama. Di dalamnya terkandung pertanyaan yang lebih mendasar: kepada siapa seorang ulama memberikan kesetiaan tertingginya? Pertanyaan itu tetap relevan, terutama ketika agama, kekuasaan, kepentingan ekonomi, dan popularitas bertemu dalam ruang […]