by H.A.M.K.A Amrullah
Novel Laila Majnun (1928) adalah karya sastra perdana Hamka yang mengadaptasi legenda cinta klasik Timur Tengah dengan gaya penceritaan berunsur spiritual dan nilai moral.
Sinopsis Cerita
-
Benih Cinta dan Julukan Majnun: Qais dan Laila saling jatuh cinta sejak kecil. Seiring bertambahnya usia, Qais mengekspresikan cintanya yang mendalam melalui bait-bait puisi indah. Kedalaman perasaannya yang sangat terbuka membuat masyarakat menganggapnya hilang akal dan memberinya julukan Majnun.
-
Penolakan dan Perjodohan: Ketika Qais melamar Laila, ayah Laila menolak lamaran tersebut demi menjaga kehormatan norma sosial. Laila kemudian dipaksa menikah dengan pria kaya pilihan kerabatnya bernama Ibn Salam.
-
Pengasingan di Padang Pasir: Dihantam rasa duka yang mendalam, Qais memilih mengasingkan diri ke padang pasir. Ia hidup menyendiri bersama binatang liar dan terus mengarang syair yang lambat laun berubah dari cinta manusia menjadi simbol kerinduan pada cinta Ilahi.
-
Puncak Kesetiaan dan Akhir Tragis: Laila tidak pernah menyerahkan hatinya kepada sang suami dan terus menanggung rindu hingga jatuh sakit lalu meninggal dunia. Mendengar kabar duka tersebut, Qais datang ke makam Laila dan merenggang nyawa di atas pusara kekasihnya.







